Ribuan Siswa MTsN 2 Kota Kediri Doakan 2 Temannya Jadi Juara dalam Olimpiade Matematika di Hongkong

Kota Kediri (MTsN 2) – Menjelang kegiatan belajar mengajar (KBM) jam pertama di MTsN 2 kota Kediri dimulai, Pagi ini Jum’at (31/8) suasana semua kelas penuh dengan lantunan bacaan al-Qur’an yang sedang dibaca siswa yang dipandu oleh guru pada jam tersebut. ya, mereka sedang membaca surat Yasin di setiap hari Jum’at sebagai pembiasaan warga madrasah tersebut. setelah pembacaan surat Yasin selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dikhususkan untuk dua siswa madrasah tersebut yang saat ini sedang mengikuti Hongkong International Math Olympiad (HKIMO) di Hongkong 31 Agustus-3 September 2018. Mereka adalah Moh. Adi Brata TNS (7B) dan Lathifa Zahra Dzakiya (7B). Doa dipanjatkan kehadirat Illahi Rabb dengan harapan dua siswa tersebut bisa memenangkan event tersebut dan keselamatan mereka.

Kegiatan doa bersama hari ini (31/8) sebenarnya merupakan rangkaian doa yang sudah dilaksanakan kemarin (30/8) di masjid Al-Azhar setelah sholat Dhuhur berjamaah. Sebanyak 1301 siswa madrasah tersebut khusuk mendoakan dua temannya yang akan berangkat ke Hongkong. Mereka berharap dua temannya itu bisa membawa medali internasional ke pangkuan MTsN 2 kota Kediri sebagai pelengkap medali yang sebelumnya pernah diraih oleh banyak siswa lainnya.

Naufal Arsapradhana (9A), ketua Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) MTsN 2 kota Kediri berharap dua adik kelasnya tersebut bisa membawa nama besar madrasah di ajang Internasional.

“Mewakili teman-teman madrasah ini, kami bangga terhadap dua adik kami yang akan mengikuti Hongkong International Math Olympiad (HKIMO) di Hongkong. Semoga mereka bisa memenangkan lomba tersebut sehingga raihan medali madrasah kami bertambah. Doa bersama kami hari ini (30/8) dan besok Jum’at sebagai bentuk kepedulian kami sesama warga madrasah ini.” Tuturnya ketika melepas keberangkatan dua adik kelasnya.

Diselah menjelang keberangkatannya, Moh. Adibrata TNS yang juga mewakili Lathifa Zahra Dzakiyah berterima kasih atas kepedulian warga madrasah dengan mendukung sepenuhnya atas keberangkatan mereka.

“Doa teman-teman, guru, dan lainnya sangat berarti bagi kami berdua selama lomba nanti. Bagi kami ini merupakan dorongan moral supaya kami bisa menjadi yang terbaik dalam lomba nanti. Kami juga selalu memohon kepada Allah supaya lomba kami membawa hasil sehingga nama besar kementerian agama khususnya madrasah kami harum di mata dunia. Doa bagi kami merupakan usaha terakhir setelah kami sudah menyiapkan diri dengan belajar dan belajar selama ini.” Ujarnya menjelang keberangkatannya menuju bandara Internasional Juanda.

Sementara Masduki kepala madrasah tersebut merasa bangga dengan siswanya yang berlaga di tingkat internasional dan dia juga berharap mereka bisa membawa kemenangan nantinya sehingga nama harum Kementerian Agama dan madrasah ini semerbak diantara peserta yang mewakili dari beragam negara di Hongkong sana. (HUMAS/John)