Denish Siswa MTsN 2 Kota Kediri Raih Juara Internasioanal Matematika di Soul, Korea Selatan

Kota Kediri (MTsN 2) – Almari tempat penyimpanan piala, sertifikat, dan medali di MTsN 2 kota Kediri hari ini Kamis (30/8) bertambah lagi. Medali dan sertifikat terbaru atas nama  Denish Faiq Ibad Yuadi (7A) tersebut adalah juara tiga (perunggu) tingkat Internasional dalam kejuaraan Word Mathematics Invitational (WMI) Soul Korea Selatan.

Danish begitu teman-temannya memanggilnya yang saat ini duduk di bangku kelas 7A merasa senang bisa mempersembahkan prestasi terbaiknya saat ini kepada madrasah tercintanya. Baginya hal ini merupakan anugrah Allah yang harus disyukuri.

“Terima Kasih Allah yang telah memberi yang terbaik buat saya. Selain kehadiran Allah dalam prestasi ini, hal ini juga merupakan sebuah perjuangan tanpa kenal lelah selama ini yang akhirnya saya bisa memenangkan kejuaraan tingkat internasioanal di Soul Korea Selatan beberapa hari lalu walaupun saya hanya mendapat medali perunggu (bronze). Senang rasanya bisa menyisihkan ribuan peserta dari berbagai negara seperti China, Malayasia, Taiwan, Singapura, Korea, Amerika, dan lain-lain, dan mereka sebenarnya juga hebat-hebat. Dengan bisa menyisihkan mereka, saya bisa mengukur kemampuan saya sebagai anak Indonesia, dan saya masih bersyukur karena anak Indonesia masih tidak kalah hebat dengan anak dari negara-negara hebat.” Tuturnya dengan semangat.

Sementara Masduki selaku kepala madrasah tersebut saat ditemui di ruang kerjanya merasa bangga siswanya bisa meraih prestasi tingkat internasional. Baginya ini merupakan prestasi luar biasa yang harus diapresiasi setinggi-tinggihnya oleh siapapun.

“Alhamdulillah, Allah masih memberikan yang terbaik untuk madrasah ini. Apresiasi saya secara pribadi selaku kepala madrasah ini setinggi-tingginya kepada ananda Denish yang telah mengukir nama baik MTsN 2 kota Kediri dan Indonesia di mata dunia Internasional melalui kejuaraan tersebut sehingga dunia tahu bahwa anak Indonesia itu hebat. Semoga prestasi yang telah diukir ini akan diikuti oleh siswa lainnya sehingga di madrasah ini akan bertabur prestasi untuk mengharumkan madrasah ini di masyarakat. Madrasah kami khususnya dan umumnya madrasah lain pasti bangga dengan prestasi ini, mengingat madrasah pasti dilihat dan dinilai oleh masyarakat tidak lagi sebagai lembaga pendidikan biasa, namun mereka akan menilai bahwa madrasah saat ini telah berubah menjadi lembaga pendidikan yang professional dalam mengelolah pendidikan, inilah madrasah hebat, madrasah berprestasi.” Katanya saat ditemui di ruang kerjanya. (HUMAS/John)