Disiplin Latihan dan Laku Spritual Hantarkan Tim PMR MTsN 2 Kota Kediri Juara Umum Tingkat Kota Kediri dalam Ajang lomba PMR Madya

Kota Kediri (MTsN 2) – Madtsanda berprestasi tiada henti dan rendah hati, itulah yel yang hari ini Senin (6/8) digemuruhkan oleh seribu lebih siswa MTsN 2 kota Kediri setelah mengikuti upacara bendara di halaman madrasah yang terkenal dengan madrasah riset tadi pagi. Yel-yel tersebut dikumandangkan siswa karena baru saja mereka menyaksikan dua puluh temannya (10 siswa pa dan 10 siswa pi) menyerahkan piala kemenangan sebagai juara umum tingkat kota Kediri dalam Ajang lomba PMR Madya (ALODYA) yang baru saja mereka ikuti kepada kepala madrasah tercintanya yakni Masduki.

Masduki selaku kepala madrasah tersebut tentu sangat bangga siswanya yang tergabung di Palang Merah Remaja (PMR) bisa meraih prestasi tingkat kota. Harapannya PMR kedepan bisa lebih baik lagi sehingga tidak hanya juara tingkat kota Kediri tetapi bisa sampai ke tingkat provinsi dan nasional.

“Atas nama madrasah, kami mengucapkan selamat kepada siswa yang telah memenangkan Ajang lomba PMR Madya (ALODYA) tingkat kota Kediri. Ini sebuah awalan yang luar biasa di bulan Agustus ini dalam perolehan prestasi madrasah ke depan. Tentu ini sebagai stimulus bagi siswa yang tergabung di PMR dan siswa lainnya untuk memacu diri untuk menjadi yang terbaik dalam prestasi akademik maupun non akademik. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih banyak anak-anak saya yang telah menunjukkan terbaiknya.” Tuturnya dengan bangga.

Di tempat terpisah, Akira Bavena Vigo Putra atau yang akrab dipanggil Vigo selaku ketua tim PMR yang juga saat ini sebagai siswa kelas 9 juga merasa bangga dengan kemenangan timnya sebagai juara umum dalam lomba tersebut. Menurutnya, kemenangan ini sebagai persembahan timnya untuk madrasah tercintanya. Baginya, kemenangan ini bisa terwujud tidak hanya karena latihan selama ini saja namun juga karena usaha-usaha spiritual.

“Mengikuti Ajang lomba PMR Madya (ALODYA) tingkat kota Kediri di SMAN 2 kota Kediri dengan memenangkan lomba P3K, Kesehatan Remaja (KR), Satinitasi Kesehatan, Poster, dan Pensi tidaklah mudah. Awalnya kami ragu untuk menang karena sekolah/madrasah lainnya punya tim PMR yang juga bagus-bagus. Namun dengan modal yang kami miliki seperti latihan maksimal walaupun hari libur kami tetap masuk latihan, modal spiritual yang kami lakukan seperti sholat tahajut, sholat Dhuha, dan do’a bersama kami optimis juara. Dan Alhamdulilla, kami dinobatkan sebagai juara umum untuk katagori putra dan putri tingkat kota Kediri.” Ujarnya dengan bangga. (HUMAS/John)