Kepala Kantor Dinas Pendidikan Kota Kediri Apresisasi MTsN 2 Kota Kediri Mampu Selenggarakan UN-BK Satu Sesi

Kota Kediri  (MTsN 2) – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNB-K) atau disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan media Komputer dalam pelaksanaanya. Berkaitan dengan ujian tersebut, Hari ini, Senin (23/4) sebanyak 412 siswa MTsN 2 kota Kediri mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UN-BK) hingga Kamis (26/4) mendatang.

Ujian Nasioanl Berbasis Komputer yang diselenggarakan di madrasah yang lokasinya berdekatan dengan STAIN dan MAN 1 kota Kediri itu sebenarnya bukan hal baru dalam penyelenggaraan ujian tersebut mengingat madrasah itu sudah menyelenggarakannya sejak 2015 yang waktu itu madrasah ini dijadikan pilot project oleh Kementerian Agama RI sebagai madrasah penyelenggara UN berbasis komputer(UN-BK) secara nasional. Keberhasilan tersebut mengantarkan madrasah ini mendapatkan penghargaaan sebagai madrasah integrasi nasional dari kemendikbud. Madrasah tersebut sukses dalam penyelenggaraan UN dari tahun ke tahun. 2015 madrasah ini sukses dengan tiga sesi, 2016 sukses tiga sesi, 2017 madrasah ini sukses dua sesi, dan 2018 (saat ini) madrasah ini sangat sukses dengan tiga sesi.

MTsN 2 kota Kediri sukses dalam penyelenggaraan UN-BK tahun ini dalam satu sesi mendapat apresiasi dari kepala kantor dinas pendidikan Kota Kediri. Dalam kunjungannya yang didampingi oleh kepala kantor kementerian agama kota Kediri, pengawas MTs/SMP kementerian agama kota Kediri dan juga dewan pendidikan kota Kediri di madrasah tersebut dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev).

“Sebagai kepala kantor dinas pendidikan kota Kediri saya sangat bangga terhadap MTsN 2 kota Kediri yang mampu menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer dalam satu sesi walaupun madrasah ini sangat kekurangan komputer sehingga meminjam sana sini. Tentu ini merupakan pengorbanan semua pihak, dan semoga jerih payah madrasah ini dalam membatu pemerintah untuk mensukseskan UN-BK mendapat pahala dari Allah SWT, dan semoga tahun depan pemerintah kota Kediri memberikan bantuan computer kepada madrasah ini.” Tuturnya di sela-sela monitoring dan evaluasi di madrasah tersebut.

Masduki kepala MTsN 2 kota Kediri mengatakan bahwa suksesnya penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer dalam satu sesi tersebut merupakan hasil keras semua pihak sebagai wujud perjuangan demi membangun madrasah hebat dan bermartabat.

“Dari tiga sesi tahun 2015, 2016, kemudian dua sesi, tahun 2017 dan sekarang (2018) satu sesi dalam penyelenggaran Ujian Nasional Berbasis Komputer (UN-BK) merupakan perjuangan keras bersama antara panitia, Proktor, MAN 1 kota Kediri yang meminjamkan beberapa unit Komputer, Komite, wali murid yang juga meminjamkan komputer untuk putra-putrinya, PLN, dan pengawas Kemenag kota Kediri untuk mensukseskan ujian tersebut, dan kedepannya diharapkan madrasah ini menjadi madrasah madrasah hebat dan bermartabat. Semoga apa yang telah diusahankan ini, menjadi kenangan tersendiri dalam penyelenggaraan UN-BK 2018 dan mendapatkan Ridho dari Allah SWT.” Ujarnya di ruangan kerjanya.

Zuhri kepala kantor kementerian agama kota Kediri yang mendampingi rombongan tersebut merasa bersyukur karena madrasah yang juga dikenal dengan madrasah riset tersebut bisa menyelenggarakan UN-BK bagi siswanya dalam satu sesi dan madrasah swasta dalam sesi dua dan tiga. Dia berharap kedepannya madrasah ini semakin baik. (Humas/John)