MTsN 2 Kota Kediri Gelar Mahakaryanya  di HUT Kota Kediri Ke-1139

Kota Kediri (MTsN 2) – Hingga siang tadi, Senin (20/8) kesibukan beberapa guru dan dibantu beberapa karyawan MTsN 2 kota Kediri  masih sibuk membongkar dan mengemasi kembali perlengkapan dan barang-barang yang baru saja dipakai untuk kegiatan pameran dalam rangka hari ulang tahun Kota Kediri ke-1139 di sepanjang jalan kusuma bangsa kota Kediri.

Kehadiran MTsN 2 kota Kediri dalam event tersebut tiada lain karena undangan khusus dari pemkot Kediri untuk tampil dalam ajang pameran mahakarya bersama SMP-SMP negeri maupun swasta se-kota Kediri. Produk yang berbeda yang ditampilkan oleh madrasah tersebut menyita perhatian sendiri oleh pengunjung. Dalam catatan buku pengunjung, tercatat ada sekitar hamper 500 pengunjung. Dalam keikutsertaannya,  madrasah tersebut menampilkan karya yang dimiliki selama ini diantaranya hasta karya dan Karya Ilmiah Remaja (KIR). Hasta karya, menampilkan produk hasil daur ulang (recycle) dari barang-barang bekas yang selama ini sudah tidak terpakai lagi, dan itu semua dikerjakan siswa madrasah tersebut atas bimbingan guru pra karya. Sedangkan Karya Ilmiah Remaja (KIR) menampilan karya-karya ilmiah siswa madrasah tersebut yang baru saja dihasilkan siswa diantaranya produk salep sarang rayab sebagai obat herpes alami, tepung ubi ungu untuk bahan brownies, daun sengon dan daun cabai untuk pemeraman buah pisang Cavendish selain itu juga dipamerkan karya yang telah mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI. Selain itu juga, madrasah tersebut menggelar bakti sosial berupa pengecekan darah secara cuma-cuma kepada seluruh masyarakat yang hadir di acara tersebut.

Masduki selaku kepala madrasah tersebut sangat bangga madrasahnya bisa tampil ditengah-tengah masyarakat sehingga mereka bisa melihat langsung kekayaan yang dimiliki madrasahnya.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Wali Kota Kediri, Mas Abu yang telah memberikan kesempatan kepada MTsN 2 kota Kediri untuk hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memamerkan karya-karya siswa yang kami miliki. Dengan demikian mereka bisa melihat kekayaan intelektual kami yang diwujudkan dalam kreasi nyata yang berupa hasta karya dan karya ilmiah remaja (KIR). Dengan demikian, masyarakat mengerti bahwa ternyata madrasah itu tidak kalah dengan sekolah umum dalam hal kualitas intelektual, inilah kami, madrasah hebat dan martabat hadir di tengah-tengah masyarakat.” Tuturnya di ruangan kerjanya.

Hartati hadir di acara tersebut bersama 3 anak dan suaminya yang berasal dari Kabupaten Kediri terkesan dengan produk-produk mahakarya MTsN 2 kota Kediri yang dipemerkan, menurutnya produk-produk tersebut spektakuler dan memiliki nilai jual tinggi. Baginya tidak menyangkah kalau madrasah memiliki kehebatan seperti itu. (HUMAS/John)