MTsN 2 Kota Kediri Selenggarakan UAMBN Berbasis Komputer Satu Sesi

Kota Kediri (MTsN 2) – Setelah menyiapkan hal-hal yang perlu disiapkan demi suksesnya kegiatan ujian akhir madrasah berstandar nasional (UAMBN)  seperti bimbingan belajar materi UAMBN yang meliputi pelajaran Fikih, Qur’an Hadits, Sejarah Kebudayaan Islam, Akidah Akhlak dan Bahasa Arab, simulasi-simulasi UAMBN, try out-try out UAMBN, dan lainya maka pagi ini, Senin (2/4) MTsN 2 kota Kediri tiba saatnya menyelenggarakan ujian tersebut dengan berbasis komputer (BK) yang diikuti 412 siswa kelas 9  madrasah tersebut dengan satu sesi. Sementara sesi dua dan tiga akan dipakai siswa dari madrasah lainnya.

Masduki kepala MTsN 2 kota Kediri berharap pelaksanaan UAMBN berbasis komputer (BK) hari ini dan seterusnya berjalan sesuai harapan madrasah tersebut yakni selesai dalam satu sesi saja bagi siswanya dan selesai juga untuk sesi dua dan tiga bagi siswa madrasah lainnya. Baginya, ujian ini merupakan  moment penting bagi madrasahnya dan madrasah-madrasah lainnya dimana pelajaran PAI dan bahasa Arab akan diujikan.

“Harapan kami, semoga pelaksanaan UAMBN-BK di madrasah kami hari ini hingga 6 April 2018 nanti berjalan lancar mengingat tahun ini ujian kami berbasis komputer dengan satu sesi selesai, dan madrasah lain yang menggabung dengan kami akan mendapat giliran yakni sesi dua dan tiga. Bagi kami, ujian ini harus sukses 100 persen pelaksanaannya mengingat ujian ini merupakan moment luar biasa. Luar biasa karena ujian ini merupakan gawe nya kementerian agama untuk mengujikan materi agama yang meliputi pelajaran Fikih, Qur’an Hadits, Sejarah Kebudayaan Islam, Akidah Akhlak dan Bahasa Arab kepada siswa yang selama ini belajar di madrasah ini, maka dari itu tidak berlebihan jika saya menyamakan UAMBN ini sama dengan ujian nasional (UN) yang notabene mengujikan pelajaran non agama. Maka dengan suksesnya UAMBN ini sama saja madrasah mampu mengembalikan jatidiri madrasah pada sebenarnya.  Selain itu, dengan UAMBN ini guru-guru PAI dan bahasa Arab akan termotivasi terus untuk lebih semangat mengajar muridnya tentang pelajaran-pelajaran tersebut.” Pungkasnya di sela-sela memantau ujian pagi ini. (HUMAS/John)