MTsN 2 Kota Kediri Selenggarakan Simulasi UAMBN Berbasis Komputer

Kota Kediri (MTsN 2) – Siapapun pasti menghendaki sukses dalam setiap kehidupan. Demikian juga setiap siswa MTsN 2 kota Kediri menghendaki sukses dalam setiap ujian madrasahnya sehingga nantinya bisa lulus dari madrasahnya dan bisa melanjutkan madrasah/sekolah yang lebih tinggi.

Bertempat di ruang komputer, hari ini, Selasa (6/3) MTsN 2 kota Kediri kembali menyelenggarakan simulasi ujian akhir madrasah bertaraf Nasional berbasis komputer (UAMBN-BK). Hari ini merupakan hari kedua kegiatan simulasi ini karena Senin kemarin kegiatan tersebut sudah dimulai.

Dalam simulasi ini, seluruh siswa kelas 9 mengerjakan soal mata pelajaran yang akan diujian di UAMBN. Mata pelajaran tersebut adalah PAI (Fiqih, SKI, Akidah Ahlak, dan Qur’an Hadits) dan bahasa Arab yang terbagi tiga sesi. Sesi pertama dan kedua dilaksanakan di hari Senin (5/3) dan sesi ketiga diselenggarakan hari ini Selasa (6/3).

Masduki selaku kepala MTsN 2 kota Kediri berharap simulasi UAMBN-BK ini bisa membantu siswanya dalam mengerjakan ujian akhir madrasah nanti.

“Setelah simulasi UN-BK telah diselenggarakan, kemarin dan hari ini diselenggarakan simulasi UAMBN-BK. Tujuan dari kegiatan ini untuk memperlancar kemampuan siswa ketika nanti menghadapai UAMBN-BK yang sesungguhnya, sehingga siswa tidak mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal berbasis komputer.” Ujarnya disela-sela melihat pelaksanaan simulasi.

Farrurozi, salah satu peserta simulasi UAMBN-BK hari kedua (hari ini) merasa senang dengan kegiatan yang diselenggarakan madrasahnya. Baginya, kegiatan ini sangat membantu dia dan teman-temanya nanti dalam menghadapi ujian sesunggunya.

“Banyak pengalaman yang bisa saya ambil dalam kegiatan simulasi ini, dimana saya dan teman-teman akan dibiasakan mengerjakan soal dengan media komputer. Kegiatan positif ini sebagai antisipasi kami dalam menghadapi ujian akhir madrasah berstandar nasional yang berbasis komputer nanti. Semoga apa yang madrasah ini lakukan untuk kami, kami bisa sukses.” Ujarnya ketika ditemui setelah selesai mengerjakan simulasi. (HUMAS)