Peringati 73 tahun Indonesia Merdeka, MTsN 2 Kota Kediri Kerahkan Seluruh Potensi untuk Sukseskan Upacara Bendera

Kota Kediri (MTsN 2) – Pagi tadi, Jum’at (17/8) walaupun kalender berwarna merah, namun seluruh warga MTsN 2 kota Kediri (siswa, guru, dan karyawan) tetap hadir bersama di madrasah yang terkenal dengan visi berprestasi tiada henti dan rendah hati tersebut untuk mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati ulang tahun kemerdekaan RI ke-73. Sejak pukul 6.30 WIB seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 sudah berbaris di halalaman madrasah tersebut, sementara guru dan karyawan berada di teras ruang guru.

Perpaduan seluruh petugas upacara baik dari guru dan siswa yang tergabung dalam tim paduan suara,  tim korsik, pasukan pengibar bendera merah putih yang tergabung di pasukan 8, 17, dan 45 yang kemarin sore, Kamis (16/8) baru dikukuhkan sebagai anggota paskib MTsN 2 kota Kediri 2018 serta petugas lainya yang berjalan sesuai sekenario menghasilkan kualitas upacara yang baik sekali. Hal itu nampak dari 07.00 hingga 08.45 suasana sangat hening dan khitmad sekali.

Dalam upacara tersebut, Masduki selaku inspektur upacara yang sekaligus sebagai kepala madrasah tersebut dalam amanatnya menghimbau kepada peserta upacara untuk berpartisipasi dalam mengisi kemerdekaan dengan melakukan aktivitasi-aktivitas positif sehingga terwujud pembangunan fisik maupun non fisik yang baik sehingga Indonesia bisa menjadi negara maju, disamping itu dia mengapresiasi seluruh petugas.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh warga MTsN 2 kota Kediri yang telah mensukseskan upacara bendera hari ini. Perpaduan seluruh elemen hari ini mampu menghasilkan upacara yang berkualitas, semoga ini akan berlanjut untuk selanjutnya. Apa yang kita lakukakan hari ini merupakan bentuk upaya kita dalam mengisi kemerdekaan yang ada. Untuk mengisi kemerdekaan tentu memerlukan tenaga dan fikiran yang maksimal, maka dari itu yang saat ini berstatus siswa, bagiamana bisa menjadi siswa yang sesungguhnya, siswa yang mampu belajar maksimal untuk meraih ilmu umum dan agama sebagai bekal dalam mengisi pembangunan negara ini, karena bisa jadi nantinya kalian yang akan menjadi bagian dari stakeholder pengambil kebijakan di negara ini. Yang saat ini menjadi guru, bagaimana dengan profesi mulia tersebut, setiap guru mampu mengajar dan mendidik siswanya dengan baik sehingga menghasilkan siswa unggulan. Sedangkan yang saat ini menjadi karyawan, bagaimana menjadi karyawan yang bisa melayani madrasah dengan baik sehingga tercipta kinerja yang professional. Maka dari itu, mari kita semua merapatkan barisan sebagai bentuk perjuangan untuk negara yang sudah merdeka selama 73 tahun ini. Merdeka!!!” Katanya. (HUMAS/John)