Ja’far (8K) Siswa MTsN 2 Kota Kediri Juara Satu Lomba Layak Jadi Imam Tingkat Kota Kediri

Kota Kediri (MTsN 2) – Pagi ini, Kamis (25/10) Ja’far Rizki Adibaraba’ (8K) salah satu siswa terbaik MTsN 2 kota Kediri yang juga sebagai salah satu santri ma’had al-Azhar madrasah tersebut melaporkan kepada kepala madrasahnya atas kesuksesannya menjadi juara satu lomba Layak Jadi Imam (LJI) tingkat kota Kediri di ruang kepala madrasah.

Ja’far demikian nama terkenalnya dengan didampingi guru pembimbingnya melaporkan keikutsertaan dalam lomba tersebut. menurutnya lomba yang diikutinya membuat dia awalnya tidak percaya diri mengingat pesertanya banyak sekali dan nampak sudah besar-besar.

“Pagi ini saya laporkan kepada bapak bahwa alhamdulillah dengan belajar sungguh-sungguh dan bimbingan dari guru pembimbing saya telah menghantarkan saya untuk tampil all out di depan dewan juri lomba, dan Alhamdulillah apa yang telah saya tampilkan seperti praktek adzan, iqomah, dan membaca Fatihah telah menyita perhatian dewan juri sehingga mereka memberi  nilai yang bagus atas penampilan saya sehingga mereka menobatkan saya juara satu Layak Jadi Imam (LJI) tingkat kota Kediri dalam Pekan Budaya Islam (PBI) di masjid Agung kota Kediri beberapa hari lalu. Kemenangan ini bagi saya hal yang sangat membanggakan karena awal lomba saya sudah tidak ada rasa menang sama sekali mengingat peserta lombanya besar-besar dan suaranya bagus-bagus..” Lapornya di ruang kepala madrasahnya.

Mendengar laporan tersebut, Hadi Suseno selaku kepala  madrasah tersebut sangat mengapresiasi atas keberhasilan anak didiknya. Dia juga berharap apa yang sudah diperoleh siswanya tersebut tetap dipertahankan dan ditingkatkan dan menjadi inspirasi dan motivasi bagi siswa lainnya.

“Selamat ya nak atas prestasi yang telah kamu ukir, tetap dijaga prestasi yang sudah di dapat dan ditingkatkan terus dan semoga prestasi kamu ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi siswa lain untuk menjadi juara di bidang lainnya. Juga saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak terutama ibu Eva Astuti  yang telah mengawal ananda Ja’far dalam lomba layak jadi imam sehingga menjadi juara. Sekali lagi selamat dan terimakasih.” Tuturnya dengan semangat. (HUMAS/John)