Siswa MTsN 2 kota Kediri Juara Umum Provinsi Jawa Timur dalam Ajang Pencak Silat

Kediri kota (MTsN 2) – Keceriaaan nampak di wajah siswa MTs Negeri 2 kota Kediri yang menjadi delegasi madrasah tersebut selepas pulang dari keikutsertaan di ajang kompetisi pencak silat ITS CUP V OPEN 2018 tingkat provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Institute Teknologi Surabaya Januari ini. Dengan didampingi oleh pembinanya, dengan percaya diri sambil membawa medali kemenangan, mereka menghadap kepala madrasah tersebut hari ini Kamis (11/1) untuk menyerahkan medali juara tersebut. Medali yang diserahkan adalah medali juara 1 tingkat pra remaja putra atas nama Akhmad Bustanul Ulum kelas 9H, juara 2 tingkat dewasa putra atas nama Diffa kelas 9G, juara 3 tingkat pra remaja putra atas nama Chandra kelas 9F, juara 3 tingkat remaja putra atas nama Syafiq kelas 9D.

Masduki selaku kepala madrasah tersebut nampak bangga terhadap siswanya yang baru saja memenangkan kompetisi pencak silat tingkat provinsi Jawa Timur tersebut. Dalam sambutannya ketika menerima kehadiran siswa tersebut di ruangannya, Ia berharap prestasi tersebut dipertahankan dan ditingkatkan.

‘Kompetensi bela diri seperti pencak silat tidak semua orang memilikinya. Maka sebuah kebanggaan bagi madrasah ini memiliki siswa yang hebat dalam bela diri seperti kalian, apalagi mampu menjadi juara dalam ajang tingkat provinsi. Terus tingkatkan kompetensi kalian dibidang bela diri sehingga dimasa datang memiliki kebaikan untuk diri kalian dan untuk madrasah kalian ini. Harumkan terus nama kalian dan madrasah kalian ini melalui kemampuan yang sudah kalian miliki. Sekali lagi saya ucapakan selamat atas kemenangan kalian” Tuturnya.
Hal yang sama juga dirasakan oleh Dewi Istikomah yang menjadi pelatih siswa madrasah tersebut yang juga guru Biologi di madrasah tersebut. Dia merasa bangga dengan apa yang telah diraih oleh anak didiknya.

“Syukur kepada Allah SWT semata karena siswa kami bisa memenangi kompetisi tersebut. Awalnya kami tidak banyak berharap bisa menjadi juara dalam event tersebut mengingat peserta lain juga bagus-bagus. Tapi dengan keyakinan penuh dan optimis bahwa siswa kami lebih siap dan lebih baik dibanding mereka. Dan akhirnya siswa kamilah yang banyak memenangi level diajang kompetisi bela diri tersebut.” Tuturnya dengan senyum khasnya. Lebih lanjut dia mengatakan bahwa materi latihan yang diberikan kepada siswanya sebelum mengikuti kompetisi tersebut cukup baik diserap mereka. Mereka melaksanakan porsi latihan sesuai dengan arahannya. (HUMAS)