MTsN 2 KEDIRI

MTsN 2 Kediri Sukseskan Istighosah dan Tabligh Akbar Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur

Penulis: **Admin** Dipublikasi: **03 August 2026** Dilihat: **11** kali
MTsN 2 Kediri Sukseskan Istighosah dan Tabligh Akbar Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur

Surabaya – Kepala MTsN 2 Kediri,H. Agus Gunawan,M.Pd.I beserta Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas,Kholid Tuhaika,S.Ag.M.Pd.,Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan,Achmad Syamsul Arifin,S.Psi.,Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana Prasarana,Akh. Nasikhul Halimi,S.Pd. Dra. Eny Khususiati dan Putri Budianingrah,S.Pd. dari perwakilan guru,menghadiri acara Istighosah dan Tabligh Akbar yang digelar di Masjid Al Akbar Surabaya, Ahad (2/8/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 WIB ini merupakan bagian dari rangkaian "Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026" yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI bersama berbagai organisasi keagamaan. Kehadiran pimpinan madrasah dalam acara berskala nasional ini menunjukkan komitmen MTsN 2 Kediri dalam memperkuat jejaring keumatan dan mendukung program pemerintah di bidang keberagamaan.

Acara istighosah dan tabligh akbar ini dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI serta Gubernur Jawa Timur Dr. Hj. Khofifah Indar Parawansa, yang turut memberikan sambutan dan arahan kepada ribuan jamaah yang memadati Masjid Al Akbar. Dalam tausiyahnya, para ulama dan tokoh agama menekankan pentingnya persatuan umat, moderasi beragama, serta peran strategis institusi pendidikan Islam dalam mencetak generasi yang moderat dan berwawasan kebangsaan. Suasana khidmat terasa sepanjang acara, dengan jamaah khusyuk mengikuti doa bersama dan mendengarkan nasihat-nasihat kebajikan yang disampaikan.

Salah satu narasumber utama dalam tabligh akbar tersebut adalah Prof. Dr. KH. Nazarudin Umar, seorang ulama dan akademisi terkemuka yang dikenal dengan pemikiran-pemikirannya tentang revitalisasi pendidikan Islam dan penguatan karakter santri. Beliau menyampaikan materi tentang tantangan dakwah di era digital dan bagaimana madrasah harus beradaptasi tanpa kehilangan identitas keislaman yang autentik. Pemaparan beliau menjadi inspirasi bagi Kepala dan Waka MTsN 2 Kediri untuk terus memperbarui kurikulum dan metode pembelajaran agar selaras dengan perkembangan zaman namun tetap berakar pada nilai-nilai tradisi keagamaan yang kuat.

Gubernur Jawa Timur Dr. Hj. Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya mengapresiasi partisipasi aktif lembaga pendidikan Islam seperti MTsN 2 Kediri dalam kegiatan keagamaan berskala besar. Beliau menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan madrasah merupakan kunci keberhasilan pembangunan sumber daya manusia yang beriman dan bertakwa. Bagi MTsN 2 Kediri, kehadiran dalam acara ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dengan pemprov Jatim dalam berbagai program unggulan, termasuk beasiswa, pelatihan guru, dan pengembangan sarana prasarana madrasah.

Usai menghadiri acara, Kepala MTsN 2 Kediri menyatakan bahwa pengalaman mengikuti Istighosah dan Tabligh Akbar di Masjid Al Akbar akan ditindaklanjuti dengan sosialisasi kepada seluruh dewan guru dan siswa. Nilai-nilai moderasi beragama, semangat persatuan, dan pentingnya literasi keagamaan yang diperoleh akan diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran dan pembiasaan harian di madrasah. Langkah ini diharapkan dapat semakin mengokohkan posisi MTsN 2 Kediri sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menjaga kerukunan dan kemajuan umat di Jawa Timur maupun tingkat nasional.(Humas)

Kembali ke Beranda