MTsN 2 KEDIRI

PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA DARI BNN KAB.KEDIRI

Penulis: **admin** Dipublikasi: **28 August 2026** Dilihat: **4** kali
PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA DARI BNN KAB.KEDIRI

Kediri – MTsN 2 Kediri menggelar kegiatan kokurikuler bertema "Implementasi Panca Cinta Kepada Diri Sendiri" yang diisi dengan penyuluhan bahaya narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri, Jumat (28/8/2026). Kegiatan ini diselenggarakan di aula madrasah dan diikuti oleh seluruh siswa kelas VII hingga IX sebagai bagian dari penguatan karakter dan pencegahan penyalahgunaan zat adiktif sejak dini. Kepala MTsN 2 Kediri, H. Agus Gunawan, M.Pd.I., menegaskan bahwa perlindungan diri dari narkoba merupakan wujud nyata cinta kepada diri sendiri dalam kerangka nilai-nilai Panca Cinta Madrasah.

Penyuluh dari BNN Kab. Kediri menyampaikan materi interaktif mengenai jenis-jenis narkoba, dampak fisik dan psikologis, serta strategi menolak tawaran obat terlarang. Siswa diajak memahami bahwa menjaga kesehatan jiwa dan raga adalah hak dasar setiap individu yang harus dilindungi dengan kesadaran penuh. Sesi tanya jawab berlangsung aktif, menunjukkan antusiasme peserta didik terhadap isu keselamatan diri dan lingkungan pergaulan remaja.

Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai refleksi nilai-nilai spiritual dan sosial. Konsep "Panca Cinta Kepada Diri Sendiri" ditekankan sebagai fondasi sebelum mencintai orang lain, agama, bangsa, dan alam. Dengan demikian, penolakan terhadap narkoba diposisikan bukan sekadar larangan normatif, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap potensi diri yang diberikan Tuhan.

Dukungan kolaboratif antara sekolah dan instansi penegak hukum menjadi kunci keberhasilan program ini. BNN Kab. Kediri juga memberikan leaflet edukasi dan kontak layanan konseling gratis bagi siswa atau keluarga yang membutuhkan bantuan. Pihak madrasah berkomitmen menjadikan penyuluhan ini sebagai agenda rutin tahunan yang terintegrasi dengan kurikulum kokurikuler dan ekstrakurikuler Paskibra serta Pramuka.

Sebagai tindak lanjut, MTsN 2 Kediri akan membentuk Duta Anti-Narkoba dari kalangan siswa untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem madrasah yang bersih, sehat, dan berakhlak mulia. Melalui pendekatan preventif berbasis nilai-nilai keimanan dan kebangsaan, MTsN 2 Kediri terus berupaya mencetak generasi muda yang tangguh secara mental, spiritual, dan sosial.
Kegiatan ini dilaksanakan di Meetingroom dan di ikuti oleh murid-murid kelas 7,8 dan 9 secara bergantian dengan durasi waktu satu jam setiap materi.(Humas).

Kembali ke Beranda