Guru dan Siswa MTs Negeri 2 Kota Kediri Menangis Saat Amak Berpamitan

Kota Kediri (MTsN2) – Sabtu (12/08) Halaman MTs Negeri 2 kota Kediri dipenuhi oleh siswa-siswinya yang sudah berbaris rapi. Padahal, di pagi yang cerah itu tak ada hari besar apa pun yang harus diperingati. Tepat pukul 07.00 apel pagi dimulai.  Moh. Amak Burhanudin selaku Kepala MTs Negeri 2 kota Kediri pun menyampaikan maksud diadakannya apel pada hari itu.

Pada kesempatan itu Amak berpamitan kepada seluruh siswa-siswi, bapak ibu guru, beserta karyawan karena berdasarkan keputusan Menteri Agama Republik Indonesia nomor: 306/kw.13.1.2/kp.07.6/08/2017, Amak mendapatkan amanah baru sebagai Kepala Seksi Pendidikam Madrasah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang.
Kepindahan Amak ke Jombang memang sangat mendadak. Amak sendiri pun mengaku terkejut.. Pasalnya, saat dihubungi melalui telepon terkait kepindahannya tersebut, beliau sedang berada di Yogyakarta mendampingi siswa-siswinya yang bertanding dalam Aksioma Nasional 2017 mewakili provinsi Jawa Timur. Dalam pembicaraan tersebut, ia diminta untuk secepatnya kembali guna mengikuti pelantikan di Jombang, pada Jumat, 11 Agustus 2017.

Mengikuti amanah tersebut Amak pun segera bertolak kembali ke Jawa Timur. Karena per tanggal 14 Agustus 2017 Amak harus bertugas di tempat yang baru, maka diputuskan Sabtu ini diadakan apel. Dalam sambutannya Amak menyampaikan banyak pesan kepada seluruh siswa, bapak ibu guru, dan karyawan MTs Negeri 2 kota Kediri. Salah satunya terkait program-program madrasah yang baru dirintisnya. “Siapa pun nanti yang menggantikan saya, saya berharap beliau lebih baik dari saya dan bisa meneruskan program madrasah yang sudah ada sekarang ini sehingga ke depannya Matsanda semakin jaya. Matsanda..bisa! Matsanda…pasti bisa! Matsanda jaya luar biasa!” tuturnya yang ditutup dengan yel-yel khas Matsanda. Begitu apel selesai, acara dilanjutkan perpisahan dengan para guru dan karyawan madrasah tersebut di gedung kaca. Dan setelah itu bapak ibu guru dan karyawan beserta Amak melakukan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan terakhir berada di Matsanda. (HUMAS)