MAN Mojokerto dan MTsN Nggrogol Kediri Gali Ilmu Riset Di MTs Negeri 2 Kota Kediri

Kediri Kota (MTsN 2) – Selain kesibukan kegiatan belajar mengajar (KBM) sehari-hari di Madtsanda nama lain dari MTsN 2 kota Kediri, Sabtu (11/11) madrasah tersebut menerima tamu rombongan dari MTsN Grogol Kediri, dan Selasa (14/11) rombongan dari MAN Mojokerto.

Kehadiran dua madrasah kementerian agama tersebut tidak lain untuk belajar tentang program riset yang sudah dijalankan di MTsN 2 kota Kediri. Mereka tertarik untuk belajar hal tersebut karena dua madrasah tersebut ingin mengembangkan riset di masing-masing madrasah.

Dewi, Pembina riset dari MTsN Ngrogol Kediri berharap kehadirannya bersama satu guru Pembina KIR dan 25 siswanya di MTsN 2 kota Kediri tersebut ingin meniru kesuksesan program riset yang sudah berjalan di madtsanda tersebut.

“Jauh-jauh hari kami sudah booking waktu di madtsanda untuk kunjungan kami. Sengaja kami membawa 25 siswa dan satu Pembina riset untuk tujuan khusus yakni belajar tentang riset di madrasah ini. Semoga studi kami tentang riset di madrasah ini berguna untuk mengembangkan karya ilmiah remaja di madrasah saya.” Katanya.

‘’Kami tahu banyak madrasah yang sudah mengembangkan riset bagi siswanya. Namun kami keluarga besar MAN Mojokerto sepakat memilih destinasi  belajar riset di madtsanda. Indikatornya, madrasah ini telah mampu mengembangkan program risetnya. Dengan indikator madrasah ini sering menjadi langganan juara KIR nasional baik yang diselenggarakan oleh lembaga ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI) atau lembaga nasional lainnya. Bahkan kami tahu sepuluh karya riset siswa madrasah ini telah memiliki hak karya intelektual Indonesia (HAKI) di kementerian Hukum dan HAM. Makanya kami berempat datang ke madrasah ini untuk menimbah ilmu riset madrasah ini dan akan kami boyong ke MAN Mojokerto. Papar Rodhi mewakili keluarga besar MAN Mojokerto.

Masduki selaku kepala MTsN 2 kota Kediri selama dua hari tersebut menyambut tamu rombongan dengan ramah dan jentle yang menjadi ciri khasnya. Dalam sambutannya kepada tamunya, dia mempersilakan tamu rombongan ‘mengambil’ ilmu program riset yang ada di madrasahnya. Dia berharap seluruh madrasah yang ada di lingkungan kementerian agama nantinya lambat laun akan memiliki program riset bagi siswanya seperti yang ada di madrasahnya. (HUMAS)