MTs Negeri 2 Kota KEdiri Menuju Adiwiyata Provinsi

Kota Kediri (MTsN 2) – Amak Burhanudin, pemrakarsa adiwiyata MTs Negeri 2 Kota Kediri, memang tak lagi bertugas di madrasah tercinta. Namun, langkah madrasah dalam lomba adiwiyata yang diselenggarakan oleh pemerintah tersebut tak lantas berhenti. Bahkan kini, MTs Negeri 2 Kota Kediri tengah mempersiapkan diri menuju ke tingkat lebih tinggi, yakni Adiwiyata Tingkat Provinsi. Hal ini terlihat dalam pembekalan adiwiyata bagi guru dan siswa yang diselenggarakan madrasah tersebut di ruang kaca MTs Negeri 2 Kota Kediri yang menggandeng  Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan   (DLHKP) kota Kediri, Rabu (6/9).

Dalam pembekalan tersebut Kasiono dari DLHKP kota Kediri menyampaikan pentingnya memaksimalkan seluruh kelompok kerja (pokja) yang ada demi suksesnya adiwiyata ini. Selain itu, ia juga meminta kesiapan seluruh warga madrasah dalam menyambut juri yang nantinya akan melakukan visitasi ke madrasah tersebut. “Dalam kunjungannya, juri tidak akan melihat ini kelas berapa atau ini siapa sehingga setiap warga madrasah wajib mengetahui kondisi lingkungan madrasahnya. Termasuk pengelolaan sampah di kelas masing-masing,” terang Kasiono.

Selain menyinggung masalah sampah, Kasiono juga berpesan pada peserta pembekalan untuk senantiasa mengingatkan para siswanya agar selalu menjaga lingkungan madrasah yang sudah asri, terutama taman-taman yang ada di depan masing-masing kelas. “Yang lebih penting lagi,” lanjut Kasiono “perlunya bapak-ibu guru menyiapkan perangkat pembelajaran yang berkaitan dengan adiwiyata.”  “Di dalam tim yang nantinya akan melakukan visitasi, terdapat tim kurikulum yang akan menilai rpp bapak-ibu sekalian.”

Usai memberikan pembekalan kepada bapak-ibu guru dan siswa, Kasiono dan beberapa rekannya mengajak ketua masing-masing pokja berikut anggotanya untuk membuat pupuk kompos dan biopori. Ketua dan para anggota yang notabene siswa-siswi madrasah tersebut pun mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Diharapkan dengan pembekalan-pembekalan seperti ini madrasah tersebut mampu meloloskan diri dalam adiwiyata tingkat provinsi dan menorehkan prestasi yang gemilang sebagaimana prestasi-prestasi akademik yang telah diukir oleh madrasah tersebut selama ini. (HUMAS)