Peduli Kesehatan: MTs Negeri 2 kota Kediri Gandeng Puskesmas Wilayah Selatan Kota Kediri Selenggarakan Sreening Kesehatan Guru, Karyawan dan Siswa

Kota Kediri (MTsN 2) – 6-7 September 2017 diadakan pengecekan kesehatan terhadap bapak-ibu guru dan siswa-siswi kelas 7 MTs Negeri 2 Kota Kediri. Bertempat di UKS, para petugas dari Puskesmas wilayah selatan kota Kediri pun mulai melakukan tugasnya. Tak hanya petugas dari Puskesmas Ngronggo, siswa-siswi Matsanda yang tergabung dalam ekstra PMR pun turut serta membantu kegiatan yang rencananya berlangsung selama dua hari itu.

Pengecekan kesehatan ini sendiri merupakan bagian dari program Kementerian Kesehatan RI terkait penyakit tidak menular. Seperti yang diketahui, saat ini banyak kasus kematian di Indonesia yang disebabkan oleh penyakit tidak menular yang tidak terdeteksi sejak awal. Oleh karena itu, Kemenkes RI mengadakan Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) guna memonitoring perkembangan PTM di masyarakat.

Pelaksanaan Posbindu PTM di MTs negeri 2 kota Kediri sendiri sudah rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Bahkan kegiatan ini berlangsung jauh sebelum pemerintah memasukkannya ke dalam program kerja mereka. “Kalau dulu, madrasah yang mengajukan kerja sama dengan puskesmas. Sekarang, puskesmas yang datang ke kita karena Posbindu ini sudah menjadi program kerja pemerintah,” terang Elly, petugas UKS madrasah tersebut.

Tidak hanya pengecekan kesehatan, pembekalan terkait penyakit tidak menular pun juga diberikan petugas kepada bapak-ibu guru. Bertempat di ruang guru, para peserta pembekalan pun menyimak setiap arahan petugas dengan saksama. Bahkan, mengajukan pertanyaan terkait masalah kesehatan yang sedang mereka alami dan dijawab dengan gamblang oleh petugas.

Di sela-sela pembekalan, Alfian, salah satu petugas Posbindu, menyatakan pentingnya mengetahui kesehatan diri sendiri. Perlu check up rutin agar bisa mengantisipasi masalah kesehatan yang mungkin saja menghampiri. “Terkadang orang yang kelihatan sehat-sehat saja, besoknya meninggal. Nah, semua itu disebabkan oleh PTM,” ujarnya. Oleh karena itu, Alfian mengajak bapak-ibu guru untuk peduli dan menjaga kesehatan diri sendiri dengan pola hidup sehat. (HUMAS)