Tingkatkan Prestise Bahasa Arab, UM Gandeng MTsN 2 Kota Kediri Selenggarakan Pelatihan Bahan Ajar Guru Bahasa Arab Se-Kota dan Kabupaten Kediri

 

Kota Kediri (MTsN 2) – Dua hari ini, Senin dan Selasa (30-31/7) suasana MTsN 2 kota Kediri tidak seperti biasanya. Biasanya madrasah yang dekat dengan IAIN Kediri itu ramai dengan warga madrasahnya saja (siswa, guru, dan karyawan) saja, namun di hari-hari tersebut keramaiannya bertambah yakni kehadiran puluhan guru bahasa Arab MTs se-kota dan se-kabupaten Kediri. Kehadiran mereka di madrasah tersebut mengikuti pelatihan pembuatan bahan ajar bahasa Arab berbasis power point yang diselenggarakan oleh prodi pendidikan bahasa Arab Universitas Negeri Malang (UM).

Dengan metode teori oleh para nara sumber dan praktek oleh para peserta, acara tersebut berjalan dengan lancar. Nampak peserta menikmati kegiatan tersebut dari hari pertama hingga hari terankhir.

Prof. Dr. Moh. Aini yang mengawal acara tersebut sangat senang dengan suksesnya kegiatan tersebut. dia berharap setelah kegiatan tersebut guru yang menjadi peserta bisa menjadi trainer of training (toT) bagi guru-guru di masing-masing madrasahnya sehingga memunculkan progress dalam menyajikan pembelajaran di kelas.

“Hari ini saya senang dan bangga karena kegiatan ini berjalan sesuai dengan skenario kami. Semua peserta menikmati kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan ijtihad kampus kami atas keprihatinan pembelajaran yang masih konvensional yang dilakukan guru di kelas. Dengan pembuatan bahan ajar bahasa Arab berbasis power point nantinya yang dibuat guru di kelas, suasana pembelajaran akan terasa menyenangkan dan efektif sehinga timbul rasa kecintaan mendalam bagi siswa terhadap pelajaran bahasa Arab yang sedang dipelajari siswa.” Ujarnya Ketika ditemui setelah menutup kegiatan tersebut.

Perasaan senang juga dirasakan Ervin Jauharoh salah satu peserta pelatihan tersebut. menurutnya banyak ilmu yang diperoleh dalam pelatihan tersebut, diantaranya materi hiperling, test interaktif, audio visual dalam power point. Menurutnya pelatihan semacam ini tidak hanya ini saja tapi bisa dilanjutkan lagi dengan pelatihan materi lain untuk mendukung guru lebih baik dalam mengajar. (HUMAS/John)